Sistem Perekrutan
Beberapa hari ini saya mencoba mencari skema atau jejaring atau networking dari sistem Komisi yang dikembangakan PT BUSS dalam merekrut nasabahnya. Namun sampai detik ini saya belum menemukannya. Semuanya hanya sebatas gambaran singkat Mengenai komisi atau bonus yang akan dicapai, target dalam setahun, batas minimal jumlah orang yang ikut menabung sebagai syarat peng-coveran premi bulanan, dll.
Akhirnya saya berkesimpulan bahwa Sistem yang dikembangkan oleh PT.Buss dalam hal ini penyedianya adalah Allianz syariah, adalah bukan sistem MLM. Terlihat dari tidak adanya gambaran ‘pohon jaringan’ yang selalu di publish oleh umumnya perusahaan MLM. Rata-rata blog atau situs yang saya dapat dari mbah google tidak menunjukan skema tersebut. Semuanya dikemas sederhana, namun sepertinya sanggup memberikan keyakinan kepada orang yang membacanya bahwa sistem yang gampang dicerna tapi bisa menghasilkan income yang dahsyat itulah yang menjadikan jualan asuransi ini laku keras di pasaran.
Caranya bisa saja sama, yaitu ‘MENGAJAK’.
Setiap orang boleh saja berpendapat, apapun itu namanya, setiap bisnis yang memakai cara-cara ‘mengajak’ tetap saja MLM. Whatever you said…,Namun perlu dicermati bahwa sistem yang dikembangkan Oleh Allianz ini adalah dengan konsep ‘MENGUNDANG’. Hal ini karena dilatarbelakangi oleh kendala agen asuransi yang kesulitan dalam menjual dan merekrut nasabah baru. Berdasar pengalaman itulah maka dikembangkan konsep yang mudah dengan cara mengundang. Sehingga rata-rata di permulaan kinerjanya seorang agen, mereka lebih mengutamakan dulu untuk megundang kerabatĀ atau pun teman-teman dekat. Seiring waktu hingga dikenal luas akan kinerjanya, maka perusahaan asuransi memberikan jenjang karir , memberikannya peluang penghasilan dan jabatan yang lebih baik. Perbedaan mendasar antara Pebisnis tabungan dengan sistem MLM saya kira anda sudah membacanya di postingan tentang “Opini Bla-bla”.
Tidak menutup kemungkinan beberapa tahun kedepan masyarakat Indonesia akan lebih mengerti lagi betapa pentingnya asuransi untuk perlindungan keluarga. Sebab dengan prinsip ‘Mengundang untuk menabung’ sekaligus investasi dan proteksi merupakan kebutuhan yang tak terelakan lagi dimasa mendatang.
Saat ini banyak ditemui di situs-situs asuransi, iklan-iklan bisnis dan blog akan ajakan/undangan untuk menjadi nasabah Allianz Syariah.(termasuk SAYA juga). Format ajakannya kebanyakan masih berupa iklan baris atau artikel di sebuah situs iklan, dimana penulisnya meninggal alamat email atau no contact yang bisa dihubungi. Masih terhitung dengan jari yang sudah mengembangkan dengan cara pendaftaran menggunakan web replika. Tapi sebetulnya masih belum 100% secara online. Sistem online hanya sarana penunjang untuk menarik peminat, setelah mereka memasukan syarat-syarat minimal seperti alamat rumah no KTP dll, mereka tetap harus di follow up secara OFFLINE. Hal ini karena nasabah perlu menandatangani form SPAJ secara offline, harus tandatangan asli.
Saya masih kepikiran andaikan suatu saat nanti sistem perekrutan nasabah Allianz dilakukan dengan cara full online, karena memang sudah saatnya seperti itu sambil mendukung visi 2010 nya, menjadi no 1.








This post has no comment.